Connect with us

Berita

Mengapa Dewa Budjana Berkolaborasi Dengan Asing dalam Merilis Album Mahandini ?

Diterbitkan

pada

FaktualMusik – Dewa Budjana merilis album bertajuk Mahandini. Mahandini ini merupakan album solo kesepuluhnya sebagai gitaris. Selama pembuatan album ini Dewa Budjana mengaku tidak sempat berlatih. Pertemuannya dengan beberapa musisi yang membantunya juga bisa dibilang singkat yang kemudian dilakukan live recording.

Live recording adalah suatu teknik rekaman dimana seluruh player bermain bersama dalam suatu ruangan secara bersamaan  yang kemudian permainan permainan music tersebut direkam ke media digital dengan menggunakan format audio biasanya berekstensi wave.

Kelebihan dari live recording kaloh kita bisa bener-bener mendapatkan feel dan energi dari lagu yang kita rekam. Sedangkan kelemahannya, permainan kita harus bener-bener perfect. Semua personel dituntut untuk menguasai materi dengan benar.  Soalnya dalam teknik ini, apabila salah satu personel melakukan kesalahan, proses rekaman harus diulang dari awal.

Oleh karena itu para praktisi rekaman tidak merekomendasikan teknik ini untuk para pemula, inilah alasan yang logis mengapa  Dewa Budjana berkolaborasi dengan musisi asing dalam menggarap album mahandini.

Setelah proses rekaman multi track, kita akan memasuki satu proses yang disebut mixing. Pada proses ini, seluruh bagian yang sudah kita rekam akan digabung menjadi satu keseluruhan. Mixing merupakan bagian yang penting dalam proses rekaman karena ia menentukan hasil akhir rekaman kita. Mixing melibatkan beberapa proses didalamnya. Proses tersebut antara lain: Equalizing; proses pewarnaan sound, Panning; pengaturan stereo, dan reverberation; penambahan efek suara reverb terhadap hasil rekaman.

Rekaman Digital adalah sistem rekaman yang secara langsung dapat mengkonversi sinyal analog dari instrument dan vocal ke dalam format digital. Media perekaman digital ini dapat menggunakan digital recorder maupun computer.

Advertisement
Beri Komentar